Oleh karenanya, konser mereka kali ini juga merupakan penjajakan terhadap antusiasme penonton di Jakarta dan sekitarnya.
"Intinya kami puas bisa mengekspresikan lagu-lagu kami dengan dukungan dari Slavers (sebutan untuk fans Power Slaves). Ya ini sekaligus sebagai penjajakan setelah lama kami tidak nongol. Alhamdulillah, kami gak kecewa. Tetap jalan, tetap semangat," ucap Anwar saat ditemui usai konser yang berakhir lewat tengah malam tersebut.
Apalagi, dari sekian banyak penonton yang hadir malam itu, bukan hanya dari Jabodetabek saja yang datang, namun beberapa dari mereka mengaku berasal dari Aceh dan Lombok. Alhasil, Power Slaves yang membawakan sekitar 20 lagu hitsnya, seperti Pulang, Malam Ini, Jangan Kau Mati serta single terbaru Indonesia jadi terpacu semangatnya untuk menyuguhkan aksi yang terbaik.
Power Slaves memang tampil sangat atraktif malam itu. Saking semangatnya, Heydi, sang vokalis sampai melepas sepatunya untuk bebas berjingkrak dan menghampiri penonton yang berada di barisan terdepan, dan menyerahkan mic-nya kepada Slavers yang setia mengibarkan bendera merah putih sambil berkoor bareng dalam beberapa lagu.
"Kami bukan apa-apa tanpa kalian. Kami pastinya ingin lebih baik lagi. Senang bisa berkumpul dengan kalian, yang benar-benar Slavers," lantang Heydi dalam konsernya yang diakhiri dengan lagu Metal Kecil tersebut. (kpl/ato/faj)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Dukung kontes seo Top 1 oli sintetik mobil-motor indonesia